nbjbj

jaringan yang akan dibikin kira kira seperti gambar diatas , namun rincian tutorialnya ada di dalam pdf di bawah ini

silahkan aja downloadūüôā

Mikrotik-Modul-bridge23

selamat mencoba yaa
semoga berhasil :>

 

 

Jumat ini perkuliahan kami adalah berkenaan dengan poe, vpn dan autentikasi pada jaringan

istilahnya baru banget buat saya
haghag…

tapi gak usah terlalu direbetkan lah karna kita kan mau akan belajar

makanya belajar yang rajin  biar makin ngerti dengan istilah-istilah ini

untuk itu saya merangkum kembali isi perkuliahan kami dengan bapak dosen dalam blog ini

seperti bisanya file yang dalam wordnya teman-teman bisa download di link yang saya sediakan dibawah ini

PERTEMUAN 12 APJK TENTANG POE

¬†mari kita pelajari lebih lanjutūüôā

sebenarnya file yang diword lebih lengkap sih dibanding yang ada di blog ini, hahaha
tapi untuk dibaca-baca ebih sering saya tulis lagi lah dibolg

mari kita lihat satu persatu penjabaran yang saya tulis dalam file word diatas

PoE ( POWER OVER ETHERNET )

Pengertian PoE

Sebuah Wireless Access Point yang dipasang pada tiang antena yang terpancang setinggi 20 meter misalnya tentu memerlukan kabel yang panjang baik kabel data (UTP) untuk koneksi ke switch di bawah dan juga kabel power untuk mencatu Wireless Access Point tsb. Memasang kabel power sepanjang 20 meter lebih untuk mencatu switch bukanlah cara yang tepat untuk mencatu Wireless Access Point di atas sono. Lalu bagaimana? Yah saat ini sih udah ngga bingung lagi. Pake aja PoE.

Power over Ethernet (PoE) teknologi adalah sistem yang memanfaatkan kabel UTP twisted pair untuk mentransmisikan daya (power) melalui pair yang tidak terpakai. Seperti kita ketahui Kabel UTP Cat-5 misalnya hanya menggunakan 2 pair (4 urat) saja untuk Tx (+ dan -) dan Rx (+ dan -). Sementara dalam 1 kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdapat 4 pair (8 urat) yang disediakan. Nah dua pair inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mentransmisi power.

Teknologi PoE seperti ini telah banyak di dukung oleh perangkat-perangkat jaringan saat ini, seperti Switch dan Wireless Access Point. Sehingga tidak diperlukan lagi Catu daya terpisah. Cukup sebuah kabel UTP saja yang terpasang antara switch dan access point. Produsen seperti D-Link, Linksys, NetGear, Cisco, dll juga mempunyai produk-produk switch ataupun access point yang terdapat fasilitas PoE.

PoE yang tidak terintegrasi dengan perangkat switch atau Wireless Access Point (WAP) juga ada. PoE semacam ini terdiri dari sebuah jack Power ke PLN dan 2 buah port Rj-45 Untuk disambungkan ke2 buah perangkat, misal yang satu ke switch dan satunya lagi ke Wireless AP. PoE seperti ini berguna jika salah satu perangkat tidak mendukung PoE, misal kita punya Wireless Access Point yang medukung PoE tapi switch yang kita pake tidak terdapat fasilitas PoE.

Fungsi dari PoE

  1. Mengacu ke standar IEEE 802.3af dimana maximum power per port-nya adalah 15.4W, namun dikarenakan banyak perangkat baru yang membutuhkan supply power lebih tinggi (misalnya utk AP 802.11n 3×3 atau 4×4) maka dibuat standar baru yaitu IEEE 802.3at dimana maximum power per port-nya adalah 34.2W.
  2. untuk menyelesaikan masalah sulitnya mencari sumber power pada saat memasang perangkat spt Access Point, IP Camera dan IP Phone. Bayangkan bila tidak ada PoE dan kita diharuskan memasang Access Point atau IP Camera disebuah ruangan yang besar, maka cost akan tinggi karena setiap perangkat membutuhkan 2 tarikan yaitu kabel UTP utk data dan kabel listrik (serta power outlet-nya). Dengan adanya PoE, kita cukup melakukan satu tarikan saja yaitu kabel UTP.

Bila switch kita tidak support PoE maka digunakan PoE injector utk masing2 perangkat atau menggunakan midspan. Midspan seperti switch tapi fungsinya hanya utk injeksi power ke perangkat yang mendukung PoE. Namun penggunaan PoE Switches lebih dianjurkan karena lebih simple (hanya satu perangkat).

Bagaimana Prinsip Kerja POE 

 

Cara  membuat POE gratisan

Pertama yang perlu kita ketahui adalah mengerti dengan susunan Kabel UTP yang terhubung ke AP. Biasanya sebuah kabel UTP yang hanya digunakan untuk transmit dan receive data adalah kabel bernomor 1, 2, 3, 6. Jadi kabel yang bernomor 4, 5, 7, dan 8 tidak digunakan. Pada kabel inilah nantinya arus listrik dialirkan. Perhatikan gambar dibawah ini.

Jika telah memahami urutan warna kabel diatas, kita tinggal membelah kulit dari kabel UTP di kedua sisi.

Jika sudah, ambil adaptor dari AP yang ada, kemudian potonglah kabel adaptor tersebut. Bagian yang terdapat adaptornya akan dipasangkan pada sisi kabel yang berada dibawah. Sedangkan kabel yang terdapat konektor power dipasangkan diatas atau dekat dengan AP nya. Sambungkan pin 4, 5 pada DC (+) Positif, dan pin 7, 8 pada DC (-) Negatif. Sehingga hasilnya bisa dilihat pada gambar.

 

 

 

Cara membuat POE

Siapkan kabel UTP yang akan kita modif plus connector Rj-45.

Kabel warna Hijau+PutihHijau(Rx) dan Orange+PutihOrange(Tx) dipasang seperti biasa.

Kabel Coklat+ PutihCoklat kita siapkan untuk PoNuKaYu. PutihCoklat untuk positif dan Coklat untuk Negatif, atau bisa dibalik jg ga masalah

Siapkan kabel konektor power untuk Access Point, di toko listrik banyak yang jual, kabel ini biasanya digunakan untuk adaptor, harganya 2ribu an.

Modiflah kabel UTP Cat-5 menjadi seperti bagan di bawah ini:

Siapkan juga isolasi untuk menembel hasil bedah kabel. Dan kurang lebih screenshoot hasilnya adalah sbb:

Gbr. Access point yang catu powernya digabung dengan kabel UTP, Power Numpang Kabel yUtiPi (PoNuKaYu )

Gbr. AC Adapter untuk AP Linksys yag outputnya dilewatkan melalui kabel UTP.

VPN

Definisi

VPN adalah singkatan dari Virtual Private Network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.

Keuntungan menggunakan layanan Virtual Private Network :

  1. Browsing, surfing, dan transfer data melalui internet menjadi semakin aman.
  2. Menyembunyikan IP addres si pengguna karena IP yang terekam adalah dari server VPN yang anda pakai.
  3. Semua aplikasi di komputer/PC anda menjadi lebih aman.
    Misalnya skype, instant messagers: ICQ,AIM,email dll
  4. Akses dengan kecepatan tinggi ke beberapa situs atau layanan lainnya (Tentunya dengan VPN yang berbayar hehehe)
  5. Proteksi penuh terhadap akses internet Anda ketika berada pada lokasi hotspot/WiFi.
  6. Bypass pemblokiran yang dilakukan oleh Internet Service Provider (ISP) dimana Anda melakukan koneksi internet.

Kerugian dari VPN

  1. Beberapa Vendor VPN di luar negeri rawan sekali terjadi penyadapan, hacking, cyber crime dll
  2. Ketersediaan Performa jaringan khusus perusahaan berada diluar kendali pihak perusahaan

AUTENTIKASI

Pengertian Autentikasi

Authentification adalah proses dalam rangka validasi user pada saat memasuki sistem, nama dan password dari user di cek melalui proses yang mengecek langsung ke daftar mereka yang diberikan hak untuk memasuki sistem tersebut. Autorisasi ini di set up oleh administrator, webmaster atau pemilik situs (pemegang hak tertinggi atau mereka yang ditunjuk di sistem tersebut. Untuk proses ini masing-masing user akan di cek dari data yang diberikannya seperti nama, password serta hal-hal lainnya yang tidak tertutup kemungkinannya seperti jam penggunaan, lokasi yang diperbolehkan.

Autentikasi adalah suatu langkah untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa seseorang (atau sesuatu) adalah autentik atau asli. Melakukan autentikasi terhadap sebuah objek adalah melakukan konfirmasi terhadap kebenarannya. Sedangkan melakukan autentikasi terhadap seseorang biasanya adalah untuk memverifikasi identitasnya. Pada suatu sistem komputer, autentikasi biasanya terjadi pada saat login atau permintaan akses.

Selain itu authentification juga merupakan salah satu dari banyak metode yang digunakan untuk menyediakan bukti bahwa dokumen tertentu yang diterima secara elektronik benar-benar datang dari orang yang bersangkutan dan tak berubah caranya adalah dengan mengirimkan suatu kode tertentu melaui e-mail dan kemudian pemilik e-mail mereplay email tersebut atau mengetikan kode yang telah dikirimkan.

Authentication server berfungsi untuk mengenali user yang berintegrasi ke jaringan dan memuat semua informasi dari user tersebut, dalam praktek biasanya authentification server mempunyai backupp yang berfungsi untuk menjaga jika server itu ada masalah sehingga jaringan dan pelayanan tidak terganggu.

Dalam aplikasi Web dibutuhkan mekanisme yang dapat melindungi data dari pengguna yang tidak berhak mengaksesnya, misalnya sebuah situs Web yang berisikan foto-foto keluarga dan hanya dapat diakses sesama anggota keluarga. Mekanisme ini dapat diimplementasikan dalam bentuk sebuah proses login yang biasanya terdiri dari tiga buah tahapan yaitu : identifikasi, otentikasi dan otorisasi

Proses otentifikasi pada prinsipnya berfungsi sebagai kesempatan pengguna dan pemberi layanan dalam proses pengaksesan resource. Pihak pengguna harus mampu memberikan informasi yang dibutuhkan pemberi layanan untuk berhak mendapatkan resourcenya. Sedang pihak pemberi layanan harus mampu menjamin bahwa pihak yang tidak berhak tidak akan dapat mengakses resource ini.

Metode-Metode Autentikasi

Autentikasi bertujuan untuk membuktika siapa anda sebenarnya, apakah anda benar-benar orang yang anda klaim sebagai dia (who you claim to be). Ada banyak cara untuk membuktikan siapa anda.

Metode autentikasi bisa dilihat dalam 4 kategori metode:

  1. Something you know Ini adalah metode autentikasi yang paling umum. Cara ini mengandalkan kerahasiaan informasi, contohnya adalah password dan PIN. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rahasia itu kecuali anda seorang
  2. Something you have Cara ini biasanya merupakan faktor tambahan untuk membuat autentikasi menjadi lebih aman. Cara ini mengandalkan barang yang sifatnya unik, contohnya adalah kartu magnetic/smartcard, hardware token, USB token dan sebagainya. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki barang tersebut kecuali anda seorang
  3. Something you are Ini adalah metode yang paling jarang dipakai karena faktor teknologi dan manusia juga. Cara ini menghandalkan keunikan bagian-bagian tubuh anda yang tidak mungkin ada pada orang lain seperti sidik jari, suara atau sidik retina. Cara ini berasumsi bahwa bagian tubuh anda seperti sidik jari dan sidik retina, tidak mungkin sama dengan orang lain
  4. Something you do Melibatkan bahwa setiap user dalam melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda. Contoh : Penggunaan analisis suara (voice recognation), dan analisis tulisan tangan.

Ada beberapa metode untuk melakukan autentikasi, salah satunya dan yang paling umum adalah menggunakan password.Metode autentikasi dengan menggunakan password statis adalah yang paling banyak digunakan. Tetapi jika user menggunakan password yang sama (password statis) beberapa kali untuk masuk ke dalam suatu sistem, password tersebut akan menjadi rentan terhadap sniffer jaringan.

Salah satu bentuk serangan ke sistem komputer jaringan adalah seseorang mencoba masuk ke dalam suatu koneksi jaringan untuk mendapatkan informasi autentikasi, seperti ID login dan password yang berbeda setiap kali user akan masuk ke sistem. Sistem autentikasi One Time Password (OTP) dibuat untuk mengatasi serangan seperti diatas.

Untuk menghindari pencurian password dan pemakaian sistem secara illegal, akan bijaksana bila jaringan kita dilengkapi sistem password sekali pakai. Cara penerapan sistem password sekali pakai yaitu dengan cara:

  1. Menggunakan sistem perangko terenkripsi. Dengan cara ini, password baru dikirimkan setelah terlebih dulu dimodifikasi berdasarkan waktu saat itu.
  2. Menggunakan sistem challenge-response (CR), dimana password yang kita berikan tergantung challenge dari server. Dapat dianalogikan kita menyiapkan suatu daftar jawaban/response yang berbeda bagi pertanyaan/challenge yang diberikan oleh server. Untuk menghafal sekian banyak password bukanlah mudah, sehingga akan lebih mudah jika yang dihafal itu adalah aturan untuk mengubah challenge yang diberikan menjadi response (jadi tidak random). Misalnnya aturan kita adalah : ‚Äúkapitalkan huruf kelima dan hapus huruf keempat‚ÄĚ, maka password yang kita berikan adalahMxyPtlk1W2¬†untuk challenge sistem¬†Mxyzptlk1W2.

Faktor-Faktor Autentikasi

Tiga jenis faktor autentikasi yang umum digunakan adalah:

  1. Sesuatu yang diketahui oleh pengguna Contoh: password,passphrase, dan PIN (Personal Identification Number)
  2. Sesuatu yang dimiliki oleh pengguna Contoh: ID card, kartu kredit, telepon seluler, dan perangkat token
  3. Sesuatu yang ‚Äėada‚Äô pada pengguna Contoh: sidik jari, DNA, suara, pola retina, atau aspek biometrik lain.

Sedangkan, beberapa faktor autentikasi lain yang lebih jarang digunakan adalah:

  1. Berbasis pengenalan (recognition) atau autentikasi cognometric, yaitu sesuatu yang dikenal oleh pengguna Contoh: Pengguna harus mengenali dari beberapa wajah yang dirahasiakan.
  2. Berbasis cybermetric, yaitu sesuai yang ada pada komputer Contoh: Membatasi akses hanya dari komputer yang memiliki kombinasi unik hardware dan software tertentu.
  3. Berbasis lokasi Contoh: Membatasi penggunaan ATM atau kartu kredit hanya pada cabang tertentu, membatasi login root hanya dari terminal tertentu.
  4. Berbasis waktu Contoh: Membatasi penggunaan sebuah account hanya pada waktu tertentu, misalnya jam kerja.

KESIMPULAN

Sebaiknya bila kita membeli Switch, Access point, IP Camera atau IP Phone, maka pastikan perangkat-perangkat tsb mendukung standar PoE yang umum yaitu 802.3af atau mungkin standar baru 802.3at supya kita bisa meminimalkan perangkat yang tidak compatible antara switch dengan perangkat PoE.

Referensi

http://miefta-asst.blogspot.com/2009/04/poe-power-over-ethernet.html

http://kadeksudarmika.blogspot.com/2012/02/pengertian-fungsi-dari-poe.html

http://nayrisahotspot.wordpress.com/2010/05/09/fungsi-alat-jaringan/

http://akromulfata.blogspot.com/2008/06/poe-power-over-ethernet.html

http://okihelfiska.wordpress.com/2009/01/29/membuat-poe-sederhana-untuk-wifi-access-point/#more-1301

http://id.wikipedia.org/wiki/VPN

http://devara-pamadya.blogspot.com/2011/01/autentikasi.html

http://ekaskocatz.wordpress.com/2011/04/21/sedikit-tentang-vpn/

ahan…
sekianlah penulisan pelajaran saya hari ini
minggu depan kita lanjut lagi dah kemateri selanjutnya
see youūüôā

Mengenai IP Versi 6 ini sebelumnya juga sudah saya pelajari dalam mata kuliah jaringan komputer  dan komunikasi data pada saat semseter 3 dan juga sudah diperkuat lagi saat semeter pendek bulan juli tahun 2011 ^____^

namun pada semester ini ada lagi materi yang sama yo wes saya review kembali apa yang masih keingat dikepala
haghaghagūüėÄ

resume dalam wordnya temen-temen bisa dwnload dalam link yang saya sediakan berikutūüôā
taraaaaaaaaaaaaa….!!!

TCP IP VERSI 6

lets go kita lihat satu persatu apa aja sih yang ada dalam file wordnya
bagi yang lama mendownload filenya bisa dilihat dalam tulisan dobawah ini
Nooooooooooooooh
hahahahaha

 

Pengertian

IP versi 6 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol Internet versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv6 adalah21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a.

Format Alamat

alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakandotted-decimal format.

Format Prefix

Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.

Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks menentukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:

3ffe:2900:d005:f28b::/64

Jenis-jenis Alamat IPv6

IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:

  • Alamat¬†Unicast, yang menyediakan komunikasi secara¬†point-to-point, secara langsung antara dua¬†host¬†dalam sebuah jaringan.
  • Alamat¬†Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak¬†host¬†yang berada dalam¬†group¬†yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi¬†one-to-many.
  • Alamat¬†Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi¬†one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada¬†router, bukan kepada¬†host-host¬†biasa.

Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:

  • Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu¬†subnet.
  • Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah¬†intranet.
  • Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam¬†Internet¬†berbasis IPv6.

Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.

Unicast Address

Alamat IPv6 unicast dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis alamat, yakni:

  • Alamat unicast global
  • Alamat unicast site-local
  • Alamat unicast link-local
  • Alamat unicast yang belum ditentukan (unicast unspecified address)
  • Alamat unicast loopback
  • Alamat unicast 6to4
  • Alamat unicast ISATAP


Kelebihan  IPv6 

  1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit). IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
  2. Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
  3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
  4. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya

Referensi

http://www.rachmadan.com/2012/02/ip-address-versi-6.html

materinya sudah dibaca kaaaaaaaaanūüôā
oke kalau gitu kita pamit dulu ya
se you next timeeeeeūüôāūüôāūüôā

 


DHCP SERVER

seperti biasa hasil resume word teman-teman bisa ambilnya dalam link yang saya sediakan dibawah iniūüôā

DHCP

Pengertian DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu  jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua  komputer secara manual.

Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

Jenis DHCP

DHCP Client

Gambar  untuk DHCP Cilent

merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan memiliki perangkat lunak seperti ini.

memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. 

DHCP server harus memiliki alamat IP yang statis. DHCP Server dapat menetapkan sebuah alamat statik kepada klien  sehingga alamat klien akan tetap dari waktu ke waktu.

DHCP Server

Gambar DHCP Server

Merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat ‚Äúmenyewakan‚ÄĚ alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya.

HCP Client¬†akan mencoba untuk mendapatkan ‚Äúpenyewaan‚ÄĚ alamat IP dari sebuah DHCP server dalam proses empat langkah berikut:¬†

  • DHCPDISCOVER¬†menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif
  • DHCPOFFER¬†¬†menawarkan ¬†alamat kepada DHCP ¬† client
  • DHCPREQUEST¬†menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan
  • DHCPACK¬†¬†merespons permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknoledgment.¬†

DHCP Relay

DHCP (untuk Dynamic Host Configuration Protocol) agen relay adalah Protokol Bootstrap yang relay DHCP pesan antara klien dan server untuk DHCP pada Jaringan IP yang berbeda. 

Ini bisa menjadi host atau router IP yang “mendengarkan” pesan klien DHCP disiarkan di subnet dan relai mereka ke server DHCP dikonfigurasi.¬†DHCP server kemudian akan mengirim respon lagi menggunakan agen relay DHCP kembali ke klien DHCP.¬†

Pada jaringan besar umumnya terdiri dari banyak segmen (umumnya VLAN) dan ratusan atau bahkan ribuan komputer. Tentu sulit sekali untuk me-manage IP untuk sekian banyaknya PC itu.

Yang mudah tentu menggunakan DHCP Server, namun bagaimana bila segmen dari DHCP Server tersebut berbeda dengan letak PC yang ingin mendapat IP itu? Jawabannya adalah menggunakan DHCP Relay.

Dalam tutorial ini, digunakan topologi seperti dibawah ini :

 

Gambar  untuk DHCP Relay

Penjelasan tentang NAT

Network Address Translation (NAT) adalah salah satu fasilitas router untuk meneruskan paket dari IP asal dan atau ke IP tujuan.

NAT merupakan standar internet yang mengizinkan computer host dapat berkomunikasi dengan jaringan luarmenggunakan IP address Public. Dengan kata lain, NAT mempunyai peran penting untuk menghubungkan client ke jaringan internet. 

Kesimpulan perkuliahan tentang DHCP hari ini adalah

  • Pengelolaan jaringan jauh lebih mudah terutama dengan DHCP karna DHCP ini bisa mengamankan jaringan baik dengan DHCP server, realy, maupun client tergantung dari pemakaian
  • Untuk pengaturanyang lebih mudah¬† kita bisa menggunakn pilar karna kita bisa meletakkan jaringan yang sama pada physical yang berbeda

Referensi:

http://mangekyoueyes.wordpress.com/materi-server-dhcp-server/

http://izulmen.wordpress.com/dhcp-dynamic-host-configuration-protocol/

http://blog.dlink.co.id/2008/10/dhcp-relay.html

http://hamsialaisa.blogspot.com/2012/03/beberapa-penjelasan-tentang-dhcp.html

http://misswyth.blogspot.com/2012/01/networking-tentang-dhcp.html

ROUTING STATIK

hari ini lanjut lagi dah tentang routing statik:/

karna kita mau bikin tabel routingnya jadi kita musti tau dulu routing itu apa, jenis routing itu apa dan kelebihan serta kelemahan masing masing dari jenis routing apa
ya toH ….?
so mari kita download lagi file wordnyaūüôā

ROUTING STATIK

dari pada bingung gak jelas mendingan ¬†kita uraikan lagi file wordnya dalam tulisan dibawah iniūüôā

Jenis router dibagi menjadi dua buah jenis yaitu:

  1. static router (router statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
  2. dynamic router (router dinamis) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routingsecara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan antara router lainnya.

Routing static adalah

pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.  Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam  forwarding  table  di  setiap router yang berada di jaringan tersebut.

Keuntungan statis routing

  1. Tidak ada overhead (waktu pemrosesan) pada CPU router, yg berarti anda mungkin dapat membeli router yg lebih murah daripada jika anda menggunakan routing dinamis.
  2. Tidak ada bandwith yg digunakan diantara router, yg berarti anda mungkin dapat menghemat uang untuk link wan.
  3. Routing statis menambah keamanan, karena admin dapat memilih untuk mengizinkan akses routing ke network tertentu saja
  4. Routing statis memiliki AD (administrative distance) yg paling kecil yaitu = 1 yang berarti statik routing adalah routing yang sangat di percaya kebenarannya.

Kelemahan statis routing :

  1. Admin harus benar-benar memahami internetwork dan bagaimana setiap router di hubungkan untuk dapat berkomunikasi.
  2. Jika sebuah network di tambahkan ke internetwork, admin harus menambahkan sebuah route   satu persatu di tiap router secara manual.
  3. Routing statis tidak cocok untk network yg besar, karena butuh waktu dan pemikiran yang full time untuk mengurusnya.

Sumber:

http://deslianapurba.wordpress.com/2010/10/28/pengertian-routing-statik-dengan-routing-dinamik/#comment-2

http://raytkj.blogspot.com/2012/04/perbedaan-routing-static-dan-dinamic.html

kira kira seperti itu lah penjelasan tentang routing statik
besok kita ulang lagi dah biar lebih paH_Ham